
Dari Riset hingga Program Studi Global, Yuk Intip Kolaborasi Internasional UEF
16/03/2026 09:00
University of Economics and Finance (UEF) merupakan universitas di Ho Chi Minh City, Vietnam, yang aktif memperluas jejaring akademik internasional melalui berbagai program pendidikan, penelitian, dan kolaborasi lintas negara. Melalui kemitraan dengan universitas, organisasi internasional, serta lembaga penelitian dari berbagai negara, UEF terus mendorong pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus memperkuat pertukaran akademik di tingkat global. Berikut merupakan beberapa kerja sama internasional yang dikembangkan oleh UEF:
1. World Bank: Capacity Building for Tourism Resilience in The Gambia
Program Capacity Building for Tourism Resilience in The Gambia merupakan bagian dari proyek Tourism Diversification and Resilience Project (TDRP) yang didanai oleh World Bank untuk memperkuat ketahanan sektor pariwisata negara tersebut. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas pemerintah, pelaku industri pariwisata, serta usaha kecil dan menengah dalam menghadapi resiko ekonomi dan perubahan iklim. Kegiatan yang dilakukan mencakup penguatan kebijakan pariwisata, pelatihan bagi pemangku kepentingan industri, serta pengembangan strategi diversifikasi destinasi wisata agar sektor pariwisata Gambia lebih berkelanjutan dan kompetitif.
- Persetujuan proyek: 9 Juni 2022
- Proyek mulai: 3 Oktober 2022
- Target penyelesaian proyek: 30 Juni 2027
- Nilai proyek: US$68 juta (IDA World Bank)
- Link Informasi: https://documents.worldbank.org/en/publication/documents-reports/documentdetail/764921654609947116
2. UNESCO Chair Application: Transcultural Communication (UEF) & Regenerative Food Systems (HUTECH)
Pengajuan UNESCO Chair merupakan bagian dari program UNITWIN/UNESCO Chairs Programme yang dikelola oleh UNESCO untuk membangun pusat penelitian dan kolaborasi akademik internasional di universitas. Dalam proposal yang diajukan di Vietnam, University of Economics and Finance (UEF) mengusulkan bidang Transcultural Communication, yang meneliti dinamika komunikasi lintas budaya dalam masyarakat global dan interaksi sosial dalam konteks mobilitas manusia. Sementara itu, Ho Chi Minh City University of Technology mengusulkan tema Regenerative Food Systems, yang berfokus pada penelitian sistem pangan berkelanjutan yang tidak hanya menjaga produktivitas pangan tetapi juga memulihkan ekosistem serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
- Proposal awal diajukan: Sebelum 30 April 2025
- Evaluasi UNESCO: Pertengahan 2025
- First result keluar: November 2025
- Resubmission: April 2026
- Link informasi: https://www.unesco.org/en/unitwin/application
3. MedAcross (Italian NGO): Food Security and Women Empowerment (Thailand & Myanmar)
Program Food Security and Women Empowerment dijalankan oleh MedAcross, sebuah NGO asal Italia yang berfokus pada kesehatan dan pembangunan komunitas. Proyek ini bertujuan meningkatkan ketahanan pangan masyarakat pesisir sekaligus memperkuat peran perempuan dalam pengelolaan sumber daya lokal di wilayah Thailand dan perbatasan Myanmar. Kegiatan utama meliputi pelatihan nutrisi, pengelolaan sumber daya alam, pemberdayaan kelompok perempuan, serta dokumentasi tanaman liar yang dapat dimakan dan tanaman obat tradisional yang menjadi bagian dari pengetahuan lokal masyarakat.
- Periode proyek: 1 Oktober 2024 – 1 November 2025
- Lokasi: Thailand dan Myanmar (wilayah pesisir dan perbatasan)
- Fokus: Food security, women empowerment, ethnobotany research
- Link Informasi: https://en.medacross.org/what-we-do/food-security-and-women-empowerment-myanmar-thailandia
4. Cergy Paris University (CYU): Offshoring of 2 undergraduate programs (Restaurant & Hospitality Management)
Kerja sama antara CY Cergy Paris Université dan University of Economics and Finance diwujudkan melalui program offshoring dua program sarjana di bidang Restaurant dan Hospitality Management. Dalam model ini, kurikulum dan standar akademik berasal dari CYU, tetapi proses pembelajaran diselenggarakan di kampus UEF di Ho Chi Minh City. Program ini memungkinkan mahasiswa memperoleh pendidikan dengan standar Eropa tanpa harus menempuh studi penuh di Prancis, dengan pembelajaran berbasis praktik yang mencakup pelatihan industri dan magang di sektor hospitality.
- Soft launch program: 28 November 2025
- Bidang studi: Restaurant Management & Hospitality Management
- Model: Offshore degree program (European curriculum delivered in Vietnam)
5. Airbus Global R&D: Mapping of Biomass for SAF (Sustainable Aviation Fuel)
Proyek Mapping of Biomass for Sustainable Aviation Fuel (SAF) merupakan inisiatif penelitian yang dipimpin oleh Airbus untuk mengidentifikasi sumber biomassa yang dapat digunakan sebagai bahan baku bahan bakar penerbangan berkelanjutan. Penelitian ini menganalisis ketersediaan biomassa seperti limbah pertanian, residu kehutanan, serta sumber biomassa non-pangan yang dapat diolah menjadi bahan bakar alternatif dengan emisi karbon lebih rendah dibanding bahan bakar jet konvensional. Proyek ini juga memetakan potensi rantai pasok biomassa, termasuk analisis lokasi produksi, estimasi volume bahan baku, serta potensi pengembangan fasilitas produksi SAF.
- Pengumuman kolaborasi riset: sekitar Agustus 2025.
- Mitra penelitian: IPB University – Surfactant and Bioenergy Research Center (SBRC).
6. Toyota Foundation: Wild Edible Gardens project
Proyek Wild Edible Gardens merupakan penelitian internasional yang didanai oleh Toyota Foundation melalui International Grant Program 2022. Proyek ini dipimpin oleh peneliti dari Kyoto University dan melibatkan kolaborasi peneliti dari beberapa negara Asia. Tujuan utama penelitian ini adalah mendokumentasikan tanaman liar yang dapat dimakan (wild edible plants) serta mengembangkan konsep kebun biodiversitas berbasis pengetahuan tradisional masyarakat lokal untuk memperkuat sistem pangan yang sehat dan berkelanjutan.
- Program hibah: Toyota Foundation International Grant Program 2022
- Kolaborasi negara: Vietnam, Malaysia, Cambodia, Taiwan, Philippines
- Status proyek: Completed (laporan akhir Oktober 2024)
- Pendanaan: ± US$61,000
7. Paris-Saclay University: Joint research and offshoring of Master's Degree
Kerja sama antara Université Paris-Saclay dan University of Economics and Finance berfokus pada pengembangan penelitian bersama dan program Master internasional melalui model offshoring pendidikan. Kolaborasi ini bertujuan memperkuat kegiatan penelitian kolaboratif, pertukaran akademik, serta pengembangan program magister yang dapat diselenggarakan di Vietnam dengan standar akademik universitas Prancis.
- Penandatanganan MoU: 17 Juni 2025
- Kunjungan delegasi Paris-Saclay ke UEF: 14 November 2025
- Target peluncuran program: September 2026
8. Edinburgh Napier University: British Council Grant (Tourism & Event Management courses)
Program British Council Grant yang melibatkan Edinburgh Napier University merupakan bagian dari inisiatif pengembangan kapasitas sektor pariwisata dan industri kreatif di Asia Tenggara. Salah satu kegiatan yang terkait adalah ASEAN-UK Festival Management Training Programme, yang memberikan pelatihan intensif mengenai manajemen acara, pemasaran festival, pengembangan audiens, serta inovasi model bisnis dalam industri event dan pariwisata.
- Program: ASEAN-UK Advancing Creative Economy Programme
- Durasi pelatihan: ±4 minggu
- Status pendanaan: Eligible for funding
- Informasi pembiayaan: April 2026
- Nilai hibah: £40,000
- Link informasi: https://www.britishcouncil.id/en/programmes/arts/asean-creative-economy-initiative-0/asean-uk-festival-management-training-open-call
9. University Paris-Cité: Research Grant on Food Migration
Program Research Grant on Food Migration merupakan proyek penelitian internasional yang melibatkan peneliti dari Université Paris Cité dan jaringan Asia-Pacific Food Studies Network. Penelitian ini mengkaji hubungan antara migrasi manusia dan praktik kuliner di kota-kota multikultural, termasuk bagaimana komunitas migran mempertahankan atau mengadaptasi tradisi makanan mereka di negara tujuan.
- Periode proyek: 1 Oktober 2024 – 1 Oktober 2025
- Fokus studi: Food migration & urban food culture
- Lokasi studi: Kuala Lumpur, Malaysia
10. FID Innovation Grant – French Ministry of Foreign Affairs
Program FID Innovation Grant merupakan skema hibah dari French Ministry for Europe and Foreign Affairs melalui mekanisme Fonds d’Innovation pour le Développement (FID). Hibah ini mendukung proyek inovatif yang menguji solusi baru untuk berbagai tantangan pembangunan global seperti kemiskinan, ketahanan pangan, pendidikan, dan keberlanjutan lingkungan di negara berkembang.
- Program hibah: Fonds d’Innovation pour le Développement (FID)
- Status proposal: shortlisted untuk pendanaan.
- Pengumuman hasil: September 2026
- Link Informasi: https://www.diplomatie.gouv.fr/en/french-foreign-policy/development-assistance/a-new-ambition-for-french-development-policy/article/the-fund-for-innovation-in-development-financing-innovative-solutions-for-the
11. Food and Society Conference: Co-hosted with HUTECH
Food and Society Conference 2025 merupakan konferensi internasional yang diselenggarakan bersama oleh Ho Chi Minh City University of Technology dan University of Economics and Finance. Konferensi ini membahas hubungan antara makanan, masyarakat, dan keberlanjutan, termasuk topik seperti transformasi sistem pangan tradisional, gastronomi sebagai warisan budaya, serta biodiversitas dalam produksi makanan.
- Tanggal konferensi: 26 – 28 November 2025
- Lokasi: Ho Chi Minh City
- Peserta: 154 peserta internasional
- Tema: Sustainable Evolution and Gastronomization of Traditional Food Systems
- Link informasi: https://asiapacificfoodstudies.com/etn/2025-conference/
12. ASAIHL Conference: Co-organised with Keuka Collage
Konferensi ASAIHL Conference merupakan forum akademik internasional yang diselenggarakan bersama jaringan ASAIHL dengan partisipasi universitas dari berbagai negara. Kegiatan ini melibatkan kerja sama dengan Keuka College dan menghadirkan akademisi serta peneliti untuk membahas inovasi pendidikan tinggi, kolaborasi internasional, serta pengembangan penelitian lintas negara di kawasan Asia.
- Tanggal konferensi: 4 – 5 Desember 2025
- Jumlah peserta: 106 peserta
- Penyelenggara: ASAIHL network & partner universities
- Link informasi: https://www.asaihl.org/asaihl-conference
Kolaborasi internasional seperti yang dikembangkan oleh University of Economics and Finance menunjukkan pentingnya jejaring global dalam mendorong kemajuan pendidikan, penelitian, dan inovasi. Melalui kemitraan lintas negara, berbagai universitas dapat saling berbagi pengetahuan, pengalaman, serta peluang pengembangan akademik yang lebih luas. Sejalan dengan semangat tersebut, Universitas Multimedia Nusantara (UMN) juga terus membuka peluang kolaborasi internasional dan mengajak sivitas akademika untuk aktif terlibat dalam berbagai program global yang dapat memperkaya wawasan serta memperluas pengalaman akademik di tingkat internasional.
