lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Multimedia Nusantara
  • Beranda
  • Penelitian
    • Ringkasan
    • Peneliti Kami
    • Info Hibah Penelitian
    • Penelitian per Area Studi
  • PKM
    • Ringkasan
    • Peta Jalan
    • MBKM and KKN
    • Info PKM
  • Inovasi
    • Ringkasan
    • Katalog Inovasi
    • Program Inovasi
    • Proyek Inovasi
  • Tentang Kami
  • EN

lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Multimedia Nusantara
  • Beranda
  • Penelitian
    • Ringkasan
    • Peneliti Kami
    • Info Hibah Penelitian
    • Penelitian per Area Studi
  • PKM
    • Ringkasan
    • Peta Jalan
    • MBKM and KKN
    • Info PKM
  • Inovasi
    • Ringkasan
    • Katalog Inovasi
    • Program Inovasi
    • Proyek Inovasi
  • Tentang Kami

UMN Berkolaborasi dengan Yayasan Kawan Lama dalam Program Merajut Asa Sumba, Kembangkan Kapasitas Komunitas Lokal untuk Dukung Pariwisata Berkelanjutan

  • Home
  • news

UMN Berkolaborasi dengan Yayasan Kawan Lama dalam Program Merajut Asa Sumba, Kembangkan Kapasitas Komunitas Lokal untuk Dukung Pariwisata Berkelanjutan

01/09/2025 00:00

Sumba Barat Daya, NTT — Universitas Multimedia Nusantara (UMN) bersama Yayasan Kawan Lama memulai program pengabdian kepada masyarakat di Lembaga Studi dan Pelestarian Budaya Sumba sebagai bagian dari inisiatif “Merajut Asa Sumba”. Program ini merupakan upaya kolaboratif untuk memperkuat kapasitas masyarakat lokal melalui rangkaian pelatihan yang berfokus pada pelestarian budaya dan penerapan prinsip keberlanjutan.

Langkah bersama ini bertujuan membantu masyarakat Sumba mengoptimalkan potensi pariwisata daerah secara berkelanjutan, sembari memastikan nilai-nilai budaya tetap terjaga. Inisiatif tersebut sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Yayasan Kawan Lama dalam menyatukan pilar Seni & Budaya dan Lingkungan untuk menciptakan manfaat jangka panjang bagi komunitas lokal.

Program ini juga diarahkan untuk mendukung berbagai target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama peningkatan kualitas pendidikan (SDG 4), penguatan kepemimpinan perempuan (SDG 5), perluasan kesempatan kerja layak dan pertumbuhan ekonomi lokal (SDG 8), serta pengurangan ketimpangan (SDG 10). Selain itu, program ini mendukung praktik konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab (SDG 12) serta mendorong pentingnya kemitraan lintas sektor (SDG 17).

Sebagai pusat kegiatan budaya dan ruang belajar masyarakat, Lembaga Studi dan Pelestarian Budaya Sumba memainkan peran strategis dalam menjaga warisan budaya serta membangun model pariwisata komunitas yang etis. Melalui pelatihan, pendampingan, dan riset terapan, program Merajut Asa Sumba diharapkan memberi dampak sosial jangka panjang yang berakar pada kekayaan lokal.

Ketua Lembaga Studi dan Pelestarian Budaya Sumba, Pater Robert Ramone, C.Ss.R., menegaskan pentingnya keseimbangan antara pelestarian budaya dan peningkatan kapasitas masyarakat. “Warisan budaya Sumba adalah kekuatan kita. Pelatihan ini membantu masyarakat memahami cara mengelola potensi lokal, menyambut wisatawan dengan baik, dan tetap berpegang pada nilai-nilai budaya,” ujarnya.

Tasya Widyakrisnadi selaku Ketua Yayasan Kawan Lama juga menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi ini. Ia menekankan bahwa pemberdayaan komunitas merupakan kunci keberlanjutan. “Budaya Sumba adalah identitas yang sangat berharga. Melalui program ini, kami ingin masyarakat dapat menjaga warisan tersebut sambil memperoleh keterampilan yang relevan untuk menghadapi tantangan masa kini. Kami berharap kegiatan ini membuka peluang baru, meningkatkan kepercayaan diri, dan memperkuat kemandirian masyarakat,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa kerja sama dengan UMN menjadi contoh nyata sinergi antara sektor swasta, pendidikan, dan komunitas.

Wakil Rektor UMN Bidang Riset, Inovasi, dan Keberlanjutan, Prof. Dr. Florentina Kurniasari, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan kontribusi nyata UMN dalam menerapkan prinsip keberlanjutan di seluruh aktivitas akademik dan pengabdian masyarakat. “UMN selalu mengintegrasikan keberlanjutan dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi. Program ini mencerminkan komitmen kami dalam mendukung percepatan pencapaian SDGs dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ungkapnya.

Center for Sustainability UMN Manager sekaligus penanggung jawab kegiatan, Maria Advenita Gita Elmada, menambahkan bahwa mahasiswa dan akademisi dapat memperoleh pembelajaran mendalam ketika terjun langsung dalam kehidupan masyarakat. “Belajar dari praktik nyata adalah cara terbaik untuk memahami isu sosial dan budaya,” katanya.

Selain kegiatan pengabdian kepada masyarakat, kerja sama ini juga menghasilkan luaran ilmiah berupa riset dan publikasi yang berfokus pada komunikasi pemberdayaan dan pengembangan pariwisata berbasis komunitas. Keterlibatan dosen dari berbagai disiplin ilmu—terutama Ilmu Komunikasi dan Perhotelan—semakin memperkuat pendekatan interdisipliner dalam program ini.

Dengan dukungan seluruh mitra, program Merajut Asa Sumba diharapkan menjadi contoh praktik baik dalam pengembangan komunitas yang berkelanjutan. Lembaga Studi dan Pelestarian Budaya Sumba kini menjadi wadah yang mempertemukan tradisi dan inovasi, sekaligus ruang berkembangnya perubahan positif bagi masyarakat setempat.

logo-universitas-multimedia-nasional
Get Contact
  • Gedung C (New Media Tower) Lt. 2
    Universitas Multimedia Nusantara
    Jl. Scientia Boulevard, Gading Serpong, Kel. Curug Sangereng, Kec. Kelapa Dua, Kab. Tangerang,
    Prop. Banten 15810, Indonesia

Links
  • UMN
  • Knowledge Center
  • Ejournal
  • BPMI

Copyright © 2026
PenelitiProyek PenelitianProyek PKMKatalog InovasiAcaraBerita